Minggu, 14 Januari 2018

Tips Memasak Sayur dengan Benar



Mengkonsumsi sayur-sayuran banyak manfaatnya untuk kesehatan tubuh. Manfaat itu antara lain memperlancar sistem pencernaan, mencegah penuaan dini, hingga memperkecil risiko timbulnya berbagai macam penyakit.
Namun tanpa disadari, kita salah dalam mengolah sayur menjadi menu makanan kita setiap hari. Kesalahan dalam mengolah sayur membuat kandungan nutrisi dan gizi pada sayuran hilang. Agar upaya Anda tidak sia-sia, yuk ikuti tips memasak sayur dengan tepat yang dilansir dari GoDok.

1. Hindari kebiasaan merebus sayuran
Nah, ini dia kebiasaan mengolah sayuran yang salah namun paling sering dipraktikkan. Kebiasaan merebus sayuran ternyata tidak disarankan sebab dapat mengurangi nutrisi serta gizi yang terkandung di dalam sayuran. Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2009 menyimpulkan bahwa penambahan cairan dalam mengolah sayuran justru dapat mengurangi kandungan baik pada sayuran hingga 50%.

2. Jika terpaksa, rebus sayuran dengan air mendidih
Jika memang terpaksa, Anda tentu tetap diperbolehkan untuk merebus sayuran; dengan catatan bahwa air yang digunakan haruslah air mendidih. Mengapa? Sebab air yang belum mendidih kaya akan oksigen. Hal inilah yang dapat melarutkan nutrisi serta warna pada sayuran lebih cepat. Solusinya, didihkan terlebih dahulu air, baru masukkan sayuran Anda selama 1-2 menit. Setelah itu, segera pindahkan sayuran ke mangkuk yang berisi air dingin agar proses memasak segara terhenti sehingga nutrisi, warna, dan tekstur sayuran tidak banyak berubah.



3. Segera sajikan sayuran yang telah dimasak
Menyimpan kembali sayuran yang telah dimasak ke dalam lemari pendingin memang praktis. Namun, tahukah Anda bahwa kebiasan ini justru dapat membuat manfaat yang terkandung di dalamnya terbuang sia-sia? Ya, sayuran yang didiamkan lebih dari 24 jam setelah dimasak telah kehilangan 50% kandungan nutrisnya. Apalagi jika masakan tersebut “mampir” terlebih dulu ke lemari es. Karenanya, segera sajikan dan habiskan sayuran yang terhidang, ya!


4. Batasi penggunaan garam
Layaknya gula, garam merupakan salah satu bahan penyedap makanan yang sangat lazim digunakan. Namun, jika Anda ingin mendapatkan manfaat optimal dari sayuran yang dikonsumsi, maka ada baiknya untuk mulai mengurangi penggunaan garam. Alasannya? Tidak lain karena senyawa yang terkandung di dalam garam terbukti memicu proses keluarnya air dan nutrisi dalam sayuran. Solusinya, selain dengan mengurangi penggunaan garam, Anda juga bisa mencoba alternatif penyedap masakan lainnya, seperti lada atau bubuk bawang putih.

5. Memanggang? Why not!
Meskipun terdengar ganjil, namun banyak ahli yang menyatakan bahwa memanggang merupakan salah satu cara ideal dalam mengolah sayuran. Hal ini disebabkan proses memanggang tidaklah membutuhkan tambahan minyak; tidak seperti menggoreng atau menumis. Selain itu, banyak jenis sayuran yang gizinya banyak terkandung di bagian kulit, seperti kentang dan tomat. Jadi, masih enggan memanggang sayuran?

 


6. Hindari menggoreng, mulailah menumis!
Mungkin, banyak di antara Anda yang memilih menggoreng sayuran sebab cara ini dapat meningkatkan cita rasa serta tekstur renyah. Eits, jangan salah! Menggoreng sayuran justru dapat memicu penyerapan lemak ke dalam sayuran, lho! Hasilnya, bukannya manfaat sayuran yang didapat, namun Anda justru akan menimbun lemak jahat di dalam tubuh. Solusinya, mulailah membiasakan diri untuk menumis sayuran. Mengapa? Sebab, cara ini dianggap lebih sehat karena durasi waktu memasak yang tidak terlalu lama. Selain itu, selektif pula dalam memilih minyak yang digunakan, ya! Pilihlah jenis yang baik bagi kesehatan, seperti minyak zaitun. Dengan cara demikian, Anda akan merasakan manfaat serta nikmatnya sayuran secara bersamaan.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat!

Pindah Blogspot


Rabu, 10 Januari 2018

Tips Mengolah Kangkung Agar Tetap Segar



Kangkung bisa diolah menjadi berbagai macam olahan masakan yang memiliki cita rasa yang khas dan enak. Tidak heran bila masakan berbahan dasar kangkung banyak digemari. 

Ketika memasak kangkung, tentunya kita selalu dihadapkan pada keadaan kangkung yang berubah warna menjadi hitam. Kerapkali masalah seperti ini membuat kita kesal, karena selain tidak terlihat indah, selera makan pun mungkin akan menjadi berkurang.

Nah, untuk mengatasi itu semua sebenarnya ada tips khusus yang bisa dilakukan ketika memasak kangkung. Dengan tips ini kangkung akan tetap hijau, segar dan tidak hitam. 



Berikut tipsnya:

Pertama, menambah air jeruk lemon

Dalam mengolah, Anda bisa memasak dan menggunakan bahan-bahan seperti biasanya yang anda gunakan. Namun, hal yang perlu Anda perhatikan yaitu anda harus mengolahnya dengan menggunakan api sedang. Setelah lama dimasak, kangkung akan menghasilkan air.

Untuk  itu, alangkah lebih baiknya jika Anda tidak menambahkan air ketika memasaknya meskipun sedikit saja. Anda bisa menambahkan perasan air jeruk lemon, baik itu setengah atau satu buah jeruk lemon utuh. Ketika sudah ditambahkan air perasan jeruk lemon, Anda bisa mengaduknya dengan hati-hati. Baru setelah itu Anda bisa langsung menyajikannya sebagai hidangan utama di meja makan.



Mengolah dengan menggunakan api besar

Anda bisa memasak kangkung seperti biasa Anda memasaknya. Namun, alangkah lebih baiknya ketika memasak kangkung api yang digunakan yaitu api besar, sehingga akan lebih cepat matang. Ketika menggunakan api besar, kangkung yang diolah akan menjadi lebih berkurang berada di atas api, sehingga dengan begitu bisa meminimalisir perubahan warna yang akan terjadi pada kangkung serta akan menjaga keadaan kangkung tetap hijau dan segar.

Selain mengolah dan memasak kangkung, Anda juga harus memilih kangkung yang lebih berkualitas. Dalam artian tidak semua kangkung bisa kita olah dengan baik. Nah, berikut kami sajikan tips memilih sayur kangung yang tepat.

Tips Memilih Kangkung

Ketika memilih sayur kangkung hal pertama kali yang harus Anda lakukan yaitu, pastikan bahwa Anda memilih kangkung yang masih dalam keadaan segar, hijau dan tidak layu.

Terlepas dari itu, Anda juga harus memilih kangkung yang terbebas dari tekstur buruk, seperti misalkan daun yang berlubang ataupun sudah berubah warna menjadi kuning.

Potong sayur kangkung bagian daunnya bisa sampai batang. Namun Anda harus memastikan bahwa potongan tersebut kecil dan tidak terlalu besar agar lebih mudah ketika dikonsumsi.

Dengan tips ini kangkung akan tetap bisa diolah tanpa harus kehilangan kesegaran dan warna hijaunya. Selera makan Anda akan tetap terjaga karena kangkung tidak hitam seperti biasanya. Semoga tips yang kami sajikan ini bermanfaat untuk Anda.